Naura Intan (23) Resensi
Sejarah Tembok Cina
Judul buku :
Tembok Besar (Cina Melawan Dunia)
Nama
Penulis : Julia Lovell
Penerbit
Buku : PT Elex Media Komputindo
Tahun
Terbit Buku : 2006
Tebal
halaman : 551 halaman
ISBN : 978-979-27-9849-4
Sejarah
pembentukan Tembok Besar Cina pertama kali digagas pada kekaisaran Qin Shi
Huang pada abad ke-3 SM. Pembangunan tembok ini terletak di sepanjang Cina
Utara. Tembok yang dibangun bertujuan untuk melindungi masyarakat Cina dari
orang luar bar-bar. Tembok ini
terlihat seperti menara bebatuan yang berjajar mengelilingi Cina Utara.
Masing-masing menara berketinggian 1,8 meter dengan ketebalan 60 cm. Ketika
penjelajah Barat datang mengunjungi Cina mereka kagum dengan kekaisaran Cina.
Dengan adanya tembok tersebut, penjelajah berdarah biru itu yakin Kekaisaran
Cina sangat kuat, tetapi bangsanya juga sangat bijaksana dan kaya.
Kebijaksanaan ini terlihat dari cara Kekaisaran Cina membangun tembok besar
untuk mengamankan bangsa Cina dari serangan di masa depan.
Julia Lovell,
penulis buku Tembok Besar (Cina Melawan Dunia), adalah Profesor Sejarah dan
Sastra Tiongkok Modern Universitas London. Dalam studinya mengenai Cina, ia
menuliskan salah satu sejarah mengenai pembentukan Tembok Besar Cina yang
menjadi simbol negara Cina. Selain buku ini, karya-karyanya yang lain juga
berkaitan dengan negara Cina, seperti The Politics of Cultural
Capital: China's Quest for a Nobel Prize in Literature (University of Hawaii Press, 2006) dan The Opium War: Drugs, Dreams and the Making of China (Picador, 2011). Julia Lovell menuliskan
seluruh pengetahuannya melalui buku.
Buku ini menceritakan awal mula terbentuknya Tembok Besar Cina. Tidak hanya sejarah mengenai pembangunan tembok, didalam buku ini memuat sejarah kekaisaran dan perseteruan Cina dengan dunia luar. Kebudayaan Cina dan kehidupan rakyat Cina juga diceritakan dalam buku ini. Meskipun sempat terjadi peperangan dengan bangsa luar, kini Cina mulai membuka negaranya dan berbaur dengan negara lain. Dalam sebuah foto yang diambil pada tahun 1972 menampakkan Presiden Amerika Serikat, Richard Nixon, bersama beberapa diplomat menjadi simbol damainya Cina dengan dunia luar.
Buku ini menjelaskan setiap sejarah pembangunan Tembok Besar Cina secara rinci. Selain itu, buku ini memuat gambar peta, lukisan, dan bangunan sejarah selama pembangunan Tembok Besar Cina. Penulis juga memberikan informasi mengenai cara penamaan kekaisaran sehingga memudahkan pembaca untuk memahami alur cerita novel ini. Namun, buku ini kurang menarik. Halamannya terlalu banyak sehingga pembaca mudah bosan. Penulis juga sering menggunakan kata-kata yang sulit.
Meskipun memiliki kekurangan, buku ini menjelaskan sejarah secara rinci dan disertai gambar. Buku seperti ini lebih cocok dibaca oleh mahasiswa jurusan sastra dan peneliti sejarah.
Penulis:
Naura Intan As’Syifa
Komentar
Posting Komentar