Nawal Karina Basalamah (24) XIIA4 Resensi

 JUDUL NOVEL        : Bumi Cinta

PENGARANG           : Habiburrahman El Shirazy 

PENERBIT                 : Author Publishing

TAHUN TERBIT       : 2010 (Cetakan ke-4)

Tebal Halaman : 272 halaman 

ISBN : 978-602-98221-4-4 

 

 

     Muhammad Ayyas, mahasiswa S2 India, berkewarganegaraan Indonesia yang datang ke Moskwa untuk menemui salah seorang pakar sejarah di Universitas Negeri Moskwa atau yang biasa disingkat MGU, guna penelitian untuk tesis megisternya.


               Kedatangan Ayyas disambut dengan dinginnya kota Moskwa. Ayyas, Seorang mahasiswa lulusan S1 Madinah. Demi mengantongi data penelitian guna tesis megisternya, ia rela mendatangi ibukota Rusia, Moskwa. Kota yang terkenal sebagai surga kehidupan bebas di dunia, serta pengakses situs porno terbesar dunia.


               Ujian bagi perjalanan dan keteguhan iman Ayyas. Pasalnya, lelaki yang memiliki religiuitas itu mempunyai satu titik kelemahan. Kecantikan. Godaan kemolekan wanita. Nonik-nonik Rusia dengan segala kecantikan dan pesonanya bagaikan menyihir Ayyas. Namun, ia berusaha sekuat tenaga untuk selalu memegang teguh nilai-nilai agama yang terpatri dalam dirinya.

  Di negeri antah berantah itu, Ayyas memiliki kenalan yang dapat membantunya disana. Devid. Teman SMP Ayyas. Devidlah yang membantu Ayyas mencarikan apartemen yang cocok. Devid mendapatkan apartemen tepat di jantung kota Moskwa. Apartemen itu dekat dengan fasilitas umum serta memiliki harga yang cukup miring dibanding apartemen lainnya di kompleks itu. Namun Ayyas harus berbagi apartemen dengan 2 orang wanita, meski memiliki kamar berbeda.


               Kemolekan Yelena dan Linor –teman apartemen Ayyas- tak dapat dipungkiri. Keduanya memiliki paras yang rupawan serta tubuh yang menawan. Linor seorang agen Zionis Israel yang menutupi identitasnya dengan pekerjaan sebagai jurnalis dan pemain biola profesional. Yelena pula, wanita yang tak mempercayai keberadaan Tuhan lagi. Yelena yang sehari-harinya bekerja sebagai pelacur kelas atas Moskwa, sangat terkenal di dunia gelapnya itu.


               Konflik- konflik yang dimunculkan sangatlah beragam dan berliku. Mulai dari Prof. Abraham Tomskii yang tiba-tiba dikirim ke Istanbul, yang akhirnya Ayyas dibimbing oleh Doktor Anastasia Pallazo, asisten Prof. Abraham Tomskii.Wanita muda yang memiliki kecantikan, kecerdasan, dan pesona yang luar biasa itu, menjadi ujian bagi Ayyas untuk berjuang mempertahankan keteguhan imannya.


Penulis : Nawal Karina Basalamah

Pelajar SMA Al-Hikmah Surabaya











Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tutor 5 XIIA4_Mari Menalar

Tutor 2 XIIA4 - Resume Buku Nonfiksi

Resensi Noura 25